Mereka menyambangi sejumlah penderita gizi buruk untuk kemudian dibagikan bantuan pangan bergizi. Diharapkan program bantuan pangan bisa membantu masyarakat dalam menambah asupan gizi tambahan.
Ketua RMJ Supriadi Djae yang turut hadir dalam blusukan mengaku prihatin dengan keadaan penderita gizi buruk yang kurang diperhatikan sejak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) cuti dari jabatan gubernur DKI Jakarta.
"Tentu kami sangat sedih dan prihatin melihat kondisi saudara-saudara kita yang kurang yang beruntung ini," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Rabu, 25/1).
Lebih lanjut, aktivis Pemuda Muhammadiyah itu mengimbau kepada masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah DKI Jakarta yang sebenarnya selama ini sudah bagus dalam peningkatan gizi warga.
"Kami melihat program-program pemerintah terkait peningkatan gizi ini sudah bagus, meski kini agak kurang diperhatikan. Namun begitu, kami berharap masyarakat terus mendukung program pemerintah yang sebenarnya sudah sangat baik," beber Supriadi yang juga mantan ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Antusiasme warga menyambut hangat blusukan RMJ. Nana, ibu rumah tangga yang bermukim di Jalan Pemuda bahkan mengapresiasi kepedulian para aktivis Muhammadiyah tersebut.
"Saya sangat berterima kasih atas kunjungan temen-temen relawan. Sampai saat ini saya belum melihat relawan dari pasangan calon lain yang memperhatikan gizi buruk, selain relawan dari pasangan Pak Ahok dan Pak Djarot ini," ujarnya.
Relawan Matahari Jakarta (RMJ) merupakan kumpulan aktivis Muhammadiyah yang pada Pilkada DKI 2017 mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) untuk melanjutkan program yang sudah berpihak pada warga ibu kota.
[wah]
BERITA TERKAIT: