PILKADA BANTEN

Rano Karno: Penanganan Banjir Di Tangsel Harus Ada Harmonisasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 08 Desember 2016, 00:31 WIB
Rano Karno: Penanganan Banjir Di Tangsel Harus Ada Harmonisasi
Rano Karno
rmol news logo . Calon Gubernur Banten Rano Karno kerap kali mendapat curhat (curahan hati) warga ketika melakukan blusukan ke berbagai daerah di Banten. Misalnya saat melakukan blusukan ke Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Rabu (7/126).

Cagub nomor urut 2 itu mendengarkan keluhan warga secara seksama. Permasalahannya pun beragam mulai dari pendidikan, kesehatan hingga banjir yang rutin mendera setiap musih hujan datang.

Di Larangan Utara, Rano mendengarkan Ketua Lingkungan Supriyadi yang mengeluhkan banjir yang sering menimpa warganya. Menurutnya ada lima Rukun Warga (RW) yang kerap terkena banjir di lingkungannya itu.

"Dari tahun ke tahun kami terkena banjir namun belum ada respon yang signifikan dari pemerintah. Karena itu, kedatangan Calon Gubernur ke sini kami berharap bisa memberikan solusi," jelas Supriyadi seperti dikabarkan Satelit News.

Supriyadi mengaku telah menyampaikan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan. "Pada Musrenbang tingkat kecamatan sudah kami sampaikan sebetulnya mengenai pengerukan parit dan kali, namun hingga saat ini belum ada realisasi," ujarnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Rano memaparkan Kota Tangerang sering menghadapi masalah banjir karena memang secara geografis Kota Tangerang yang dilalui oleh 13 sungai, sehingga membutuhkan solusi khusus dan sistem tata ruang yang terintegrasi agar tidak menjadi bencana.

"Memang ini adalah pekerjaan rumah kita yang harus diselesaikan bersama kepala daerah setempat," jelas Rano.

Rano menambahkan, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat tentu tidak semena-mena, tapi mesti ada usulan dari pemerintah daerah setempat. "Karena itu membutuhkan harmonisasi pemerintah provinsi dan kota agar penyelesaian seperti parit, kali bisa ditanggulangi," jelasnya.

Rano menyebut sebagai upaya untuk menanggulangi banjir, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat telah memiliki program revitalisasi Sungai Cisadane untuk mengeruk lumpur sehinggga fungsi sungai berjalan normal.

Selain ke Larangan Utara, Rano juga blusukan ke Pasar Cipadu, dan Pondok Aren. Rano bertemu dengan H. Solihin, Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Kota Tangerang, juga bertemu H. Saadi tokoh masyarakat Larangan. Rano juga menyempatkan diri menjenguk tokoh masyarakat Kreo yang tengah sakit. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA