Pernyataan Eddy ini merujuk pada hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dirilis belum lama ini. Sementara berdasarkan survei yang sama, elektabilitas petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat merosot hingga di bawah 30 persen.
"Tapi tidak ada kenaikan signifikan bagi pasangan Anies-Sandi dan Agus-Sylvi. Tapi yang naik yang belum menentukan pendapat," ujarnya saat ditemui di sela Rapimnas PAN di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (13/11).
Diterangkan Eddy bahwa pertarungan nanti akan memperebutkan kelompok yang belum menyatakan pendapat itu. Sementara kelompok yang belum menyatakan pendapat itu adalah kelompok di atas 40 tahun dan 34 persen beragama Islam.
"Inilah target yang akan menjadi ceruk bagi pasangan Agus-Sylvi untuk diperebutkan," pungkasnya.
Diketahui, pasangan Agus-Sylvi diusung koalisi Partai Demokrat, PAN, PPP dan PKB di Pilkada Jakarta 2017.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) melakukan survei pada 31 Oktober hingga 5 Oktober 2016. Hasilnya, elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (24,6 persen), elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (20,9 persen), dan elektabilitas Anies Baswedan-Sandiaga Uno (20,0 persen). Sementara angka
swing voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan yakni sebanyak 34,5 persen.
[rus]
BERITA TERKAIT: