BULAN SUCI RAMADHAN

Ahok: Jam Masuk PNS Dimajukan Agar Tidak Kebablasan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/febiyana-1'>FEBIYANA</a>
LAPORAN: FEBIYANA
  • Senin, 06 Juni 2016, 16:02 WIB
Ahok: Jam Masuk PNS Dimajukan Agar Tidak Kebablasan
ilustrasi/net
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama (Ahok), mewajibkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya masuk kerja pada pukul 07.00 WIB pada bulan Ramadhan tahun ini.

Alasan Ahok adalah agar para PNS tidak terlambat tiba di tempat kerja. Bila jam masuk diatur pukul 07.30 WIB seperti tahun lalu, para PNS seolah merasa cukup waktu untuk kembali tidur setelah santap sahur. Bila itu yang terjadi, bukan tak mungkin mereka justru tiba lebih siang di tempat kerja.

"Kalau sudah bangun, tidur lagi, lebih sering kebablasan," ujar Ahok, di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (6/6).

Jam masuk lebih siang juga memperbesar kemungkinan PNS terjebak kemacetan. Hal itu dikarenakan jam masuk mereka sama dengan pegawai swasta yang kantornya tidak membuat peraturan perubahan jam masuk khusus di bulan Ramadan.

"(Berangkat) pagi itu lebih enak, enggak macet. Macet itu kalau kamu berangkat di atas jam 06.00 WIB," ujar Ahok.

Menurut Ahok, para PNS juga tidak memiliki alasan untuk mengeluh karena  jam pulang mereka selama bulan Ramadan dipercepat jadi pukul 14.00 WIB.

"Kita sudah potong satu jam (dari jam pulang biasa)," tambahnya.

Sementara, PNS yang pada hari pertama bulan Ramadhan masuk telat karena belum membiasakan diri dengan jam kerja baru dipastikan kena sanksi pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).

Keputusan Gubernur DKI Nomor 1348 Tahun 2016 mengatur waktu kerja yang diberlakukan adalah antara pukul 07.00WIB sampai 14.00 WIB pada hari Senin sampai Kamis, dan pukul 07.00 WIB dan 14.30 WIB pada hari Jumat. Para PNS diberi waktu beristirahat antara pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB pada hari Senin sampai Kamis, dan antara pukul 11.30 WIB sampai pukul 12.30 WIB pada hari Jum'at.

Aturan yang ditandatangani pada tanggal 31 Mei 2016 itu berlaku terhadap hampir seluruh PNS DKI, kecuali mereka yang profesinya menuntut kesiapsiagaan seperti pemadam kebakaran dan petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Jam kerja mereka disesuaikan oleh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait.

Keputusan Gubernur, juga mengatur pegawai di bidang pendidikan, yaitu guru dan penjaga sekolah, memiliki jam kerja yang diatur Kepala Dinas Pendidikan DKI. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA