Sebanyak 33 orang santri perempuan yang kondisinya kritis terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Sementara sisanya dirawat di klinik pesantren dengan tenaga medis bantuan dari puskesmas tedekat.
Rumah Sakit Medical Centre di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, dipenuhi santriwati Assunah, Paseh, Tuguraja Cihideung Kota Tasikmalaya. Para santri ini harus mendapat cairan infusan dan sebagian mendapat bantuan gas oksigen, karena mengalami keracunan makanan.
Sebelumnya mereka merasakan pusing, mual, muntah, sesak napas dan kulitnya gatal-gatal setelah makan siang dengan menu salah satunya lauk pauk ikan tongkol.
Pihak pesantren mencatat sekitar 150 santriwati mengalami keracunan setelah mengkonsomsi ikan tongkol. 33 orang santriwati terpaksa harus mendapat tindakan medis rumah sakit TMC karena kondisinya kritis. Sementara sisanya ditangani perawat dari puskesmas terdekat dan dirawat di klinik pesantren.
Menurut pimpinan pesantren Assunah Ustad Maman, menu ikan laut biasa diberikan kepada santri setiap satu minggu satu kali. Ikan laut jenis tongkol tersebut dibeli dari pasar langganan pihak pesantren.
Kasus keracunan di pesantren ini ditangani Unit Reskrim Polsekta Cihideung dan guna memastikan penyebab keracunan, petugas medis akan membawa sample makanan untuk diuji di labolatorium di Bandung.
[dem]
BERITA TERKAIT: