Para pendemo memprotes salah satu iklan rokok dengan slogan "Cari Yang Kerja" yang diproduksi PT Djarum.
"Apabila kita perhatikan dengan sepintas, maka iklan tersebut merupakan seruan moral buat masyarakat. Tetapi apabila kita kaitkan dengan situasi bangsa Indonesia sedang menghadapi perhelatan akbar Pemilu 2014, jelas sarat kepentingan politik," terang humas aksi Malat, Choir Syarifuddin.
Disinyalir Malat, iklan salah satu produk jarum tersebut mempunyai kepentingan yang terselubung, yakni mendukung capres tertentu. Apalagi iklan tersebut ditayangkan pada saat masa-masa tenang, di mana ada aturan untuk tidak berkampanye. Para pendemo pun meminta tayangan iklan berbau kampanye itu segera dihentikan.
Massa Malat juga mengecam keras segala bentuk tayangan yang mempunyai unsur politik dan penggiringan opini masyarakat pada masa kampanye politik, apalagi pada masa tenang Pemilu.
"Kami mengajak masyarakat untuk memboikot semua produk PT Djarum," seru Choir yang disapa Ucok.
Terakhir, mereka mengimbau kepada semua perusahaan untuk tidak memanfaatkan momentum pergantian kekuassan untuk melakukan pengamanan terhadap pengemplangan pajak yang banyak terjadi di Indonesia. Aksi serupa juga dilakukan massa Malat di depan kantor PT Djarum Super Bekasi.
[wid]
BACA JUGA: