Kejar Target Herd Immunity, Menkes BGS: Vaksinasi Dilakukan Kepada 181 Juta Rakyat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Selasa, 29 Desember 2020, 19:24 WIB
Kejar Target <i>Herd Immunity</i>, Menkes BGS: Vaksinasi Dilakukan Kepada 181 Juta Rakyat
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin/Net
rmol news logo Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan dilakukan berdasarkan target yang diharapkan pemerintah untuk menciptakan kekebalan kepada masyarakat (herd immunity).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) mengatakan, terdapat batas minimum untuk menciptakan herd immunity. Caranya ialah dengan menetapkan target orang yang akan divaksinasi.

Dalam menentukan angka target vaksinasi tersebut adalah dengan menghitungan 70 persen dari jumlah total masyarakat Indonesia yang sekitar 269 juta, dikurangi jumlah individu dengan komorbid berat, individu yang pernah terinfeksi Covid-19, dan ibu hamil yang masuk kategori eksklusi.

"Dari 269 juta masyarakat Indonesia, kalau kita mau mengejar herd immunity, usia di atas 18 tahun ada 188 juta. Dari 188 juta ini kalau kita keluarkan yang memiliki komorbid berat, kalau kita keluarkan yang pernah Covid-19, kita keluarkan ibu hamil, dan kita keluarkan yang menjadi eksklusi, yang jadi target vaksinasi adalah 181 juta rakyat," terang Budi dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/12).

Dalam proses vaksinasinya nanti, Budi menjelaskan setiap orang membutuhkan 2 dosis. Kemudian memperhitungkan guideline WHO yakni harus mempersiapkan 15 persen cadangan vaksin.

"Vaksin yang diperlukan ada sekitar 426 juta dosis vaksin. Ini adalah jumlah yang sangat besar, untuk itu pemerintah sudah berusaha keras untuk memastikan kita bisa mengamankan jumlah ini," tambah Budi Gunadi Sadikin. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA