Pemerintah Pusat memilih bekerja dalam senyap. Sementara Pemerintah Daerah yang berhadapan langsung dengan rakyat akhirnya bergerak sendiri.
Demikian dikatakan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi atau ProDem Iwan Sumule dalam perbincangan dengan redaksi beberapa saat lalu, Senin pagi (16/3).
“Dalam suratnya kepada Presiden Jokowi beberapa hari lalu WHO sudah mengingatkan soal transparansi informasi corona. Keterbukaan informasi itu diperlukan karena WHO sudah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global. Agar penanganan dan penanggulangan corona dapat dilakukan secara maksimal,†ujar Iwan Sumule.
Menurut dia, semestinya sejak beberapa waktu lalu Presiden Jokowi telah menyatakan "Darurat Corona" agar penanganan dan penanggulangan dapat dilakukan secara maksimal, terpusat, terkoordinasi, dan sistematis.
“Sementara sekarang, pemerintah daerah tampak berjalan sendiri dalam melakukan penanganan dan penanggulangan penyebaran corona,†sambungnya.
Iwan Sumule yang juga politisi Partai Gerindra mengatakan situasi yang terjadi ini sangat memprihatikan. Situasi semakin diperburuk karena Jokowi justru memilih bekerja dalam senyap dan melibatkan lembaga intelijen.
“Hal ini justru menunjukan ketidakpahaman dan ketidakmampuan Presiden dalam penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19,†demikian Iwan Sumule.
BERITA TERKAIT: