Jurubicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, pihaknya telah mendapatkan telepon dari sepuluh orang yang mengaku sempat kontak fisik dengan WN Jepang di Klub dansa Amigos, Jakarta Selatan.
Kesepuluh orang tersebut, kata Yurianto, merasakan ketakutan lantaran sempat kontak fisik dengan WN Jepang yang positif corona ketika berada di Malaysia.
"Satu persatu kami tanya mereka tidak mengeluh sakit apapun yang jelas adalah mengeluh kekhawatiran, ketakutan, ini tetap kita lakukan tracing," ucap Achmad Yurianto di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).
Yurianto menambahkan, kesepuluh orang tersebut telah menyetujui untuk datang Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara dan dilakukan pemeriksaan.
"Sepuluh orang yang kontak telfon belum ketemu tetapi mereka sudah menyanggupi untuk dalam beberapa hari ini harapan saya sih sebenernya besok bisa datang ke tempat kami di RSIP Sulianti Saroso," ungkapnya.
Yurianto pun memprediksi masih banyak orang yang kontak fisik dengan WN Jepang yang positif corona.
"Kemudian masih akan ada lagi di kluster itu lebih dari 10 yang sudah kita lacak ini. Mudah-mudahan mereka semuanya negatif supaya tidak ada sub klusternya lagi, ini akan menjadi anak pinak kebawah," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: