Hal itu disampaikan Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Rabu (4/3).
"Masih ada satu yang kami tahan di kapal. Karena beberapa hari lalu dia ngeluh batuk," ucapnya kepada awak media di lokasi.
Oleh karena itu, lanjut Achmad Yurianto, tim penanganan virus corona dari Kementerian Kesehatan akan mengambil kembali spesimen dari satu orang ABK yang dimaksud tersebut.
"Mudah-mudahan semuanya oke. Besok paling tidak kami bisa
clear semua dan itu tidak ada masalah karena kapal itu ada di lepas pantainya Pulau Sebaru. Sehingga kami lihat-lihatan dengan mereka tidak masalah," jelas Achmad Yurianto.
Meski demikian, Yurianto memastikan bahwa sisa ABK Diamond Princess, yakni sebanyak 68 orang dalam keadaan sehat. Terlebih lagi, tidak menunjukkan tanda-tanda terpapar virus dari Wuhan, China ini.
"Sejauh ini keseluruhan tidak ada keluhan terkait
related Covid-19. Tidak ada panas dan sebagainya, hanya memang namanya di kapal senyaman-nyamannya masih lebih nyaman di Pulau," ucap Achmad Yurianto.
"Hari ini secara bertahap nanti akan kami turunkan," tutupnya.
BERITA TERKAIT: