Mulai akhir Januari kemarin, pihak manajemen RSPI Sulianti Saroso sudah membuka pos pemantauan 24 jam.
Kepala Instalasi Promosi Kesehatan RSPI Sulianti Saroso, Tiur Sani Idawati Sinurat menjelaskan, pos tersebut dibuka untuk sosialisasi terkait pencegehan virus corona dan pengaduan masyarakat, jika ada yang merasa terjangkit virus dari Wuhan, China ini.
"Meningkatnya kunjungan ketika mulai Bapak Presiden Jokowi menyampaikan bahwa ada pasien yang sudah positif corona virus. Diikuti dengaj kunjungan Pak Menkes," ujar Tiur Sani Idawati Sinurat saat ditemui di RSPI Sulianti Saroso, Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Selasa (3/3).
Untuk saat ini, lanjut Tiur Sani Idawati, pihaknya menyiapkan petugas selama 24 jam untuk menerima kunjungan masyarakat.
"Konsultasi, informasi yang mereka minta, screening, cek suhu tubuh itu dilakukan. Kemudian tanya jawab, mengisi form oleh pengunjung. Tim kami akan membuat kesimpulan masuk dalam orang dalam pemabnauan atau pasien dalam pengawasan," jelasnya.
Lebih lanjut, RSPI Sulianti Saroso mengimbau kepada masyarakat yang mengalami gejala batuk untuk melapor.
"Kita buka 24 jam setiap hari. Hotline siap juga 24 jam untuk memberikan informasi. SDM kami sampai sekarang bisa menyampaikan. Tentunya manajemen kami akan menambahkan petugas," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: