Hal itu disampaikan Sesditjen PDP Kemenkes, Achmad Yurianto. Menurut Yurianto, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sampel dari pasien di Cianjur. Hasilnya juga sudah diserahkan kepada RS di Cianjur.
"Ini sudah diambil sampelnya, sudah dikirim, sudah diperiksa, sudah ada hasilnya, hasilnya dikirim lagi ke Cianjur," ucap Achmad Yurianto kepada wartawan di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).
Sampel yang sudah diserahkan diketahui negatif virus corona. Namun pihaknya akan kembali memastikan sampel negatif corona berasal dari pasien mana, termasuk untuk mengetahui pasti hasil tes korban meninggal asal Bekasi tersebut.
"Saya akan konfirmasi apakah ini dari pasien itu, apakah Cianjur ngirim lebih dari 1 pasien atau dua pasien atau 3 pasien? Ini yang kami lakukan, kalau konfirmasinya pasti negatif, hasilnya sudah jelas negatif," terangnya.
"Yang meninggal saya akan konfirmasi, jadi anda enggak usah bingung. Setelah ini akan saya sampaikan apakah betul kasus negatif itu punyanya si yang meninggal itu karena dikode kan, termasuk
tracking," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: