Hal ini mengindikasikan bahwa Indonesia mengalami darurat rokok. Oleh karena itu, KABAR menjadi lebih proaktif dalam mengedukasi masyarakat untuk menekan risiko kesehatan akibat rokok melalui produk tembakau alternatif dengan menggelar kegiatan roadshow.
"Sebagai salah satu negara dengan jumlah perokok aktif terbesar di dunia, edukasi kepada masyarakat sangat penting dilakukan secara bertahap untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas," kata Ketua KABAR dan peneliti YPKP Indonesia Dr. drg. Amaliya, Ph. D, Jumat, (20/4).
KABAR Roadshow akan diselenggarakan di lima kota, yakni Jakarta, Bali, Yogyakarta, Bandung, dan Palembang. Target sasaran dari kegiatan ini adalah komunitas dan masyarakat secara umum. Dalam pelaksanaannya, KABAR juga mengandeng pemerintah kota setempat. Melalui sinergi ini diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang dirangkul untuk mengubah pola hidup lebih rendah risiko dengan menghindari asap rokok.
[rry]
BERITA TERKAIT: