Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Kemenkes Dan BPOM Kurang Awasi Peredaran Vaksin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 18 Juli 2016, 20:35 WIB
Kemenkes Dan BPOM Kurang Awasi Peredaran Vaksin
net
rmol news logo Bareskrim Polri diminta segera melakukan proses hukum terhadap semua pelaku yang terlibat peredaran vaksin palsu.

"Harus segera diproses yang bersalah. Kalau itu sudah tahu dibeli dari produsen yang selama ini tidak ditunjuk oleh pemerintah harus segera diproses," desak anggota Komisi III DPR RI Supratman Andi Agtas di Gedung DPR, Jakarta (Senin, 18/7).

Namun, politisi Partai Gerindra itu mengaku tidak setuju dengan anggapan bahwa kepolisian kurang mengawas peredaran produk kesehatan di Indonesia. Utamanya vaksin palsu yang telah beredar selama 13 tahun ini.

"Itu kan seharusnya BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) ya, beserta dengan Kemenkes," tegas Supratman.

Terungkapnya vaksin palsu berawal dari informasi masyarakat dan pemberitaan di media massa mengenai adanya bayi yang meninggal dunia setelah mendapat imunisasi. Untuk itu, Supratman mengapresiasi kerja kepolisian.

"Bareskrim sudah melakukan tindakan hal yang luar biasa," imbuhnya. [wah] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA