Nina menyatakan, Kemenkes terus bersinergi denga Bareskrim Polri dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait peredaran vaksin palsu di sejumlah klinik dan rumah sakit.
"Kami berharap bisa menciutkan daerah-daerah yang mendapatkan vaksin palsu," ujar Nila di Bareskrim Polri, Kamis (30/6).
Tidak hanya itu Nila juga berharap dengan memetakan wilayah peredaran vaksin palsu, bisa diketahui para pelanggannya.
"Dan bisa mengembalikan kekebalan tubuh," pungkasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: