Karena itu, masyarakat tidak perlu panik soal kemungkinan mewabahnya virus asal Amerika Latin yang disebabkan gigitan nyamuk jenis Aedes tersebut.
"Virus Zika memang sudah ada di Indonesia, tetapi belum ada orang Indonesia yang sakit serius lantaran virus ini," kata Sekjen Kemenkes Untung Suseno di Jakarta, Rabu (3/2).
Menurutnya, selama ini hanya ditemui kasus orang Indonesia sakit ringan karena virus tersebut, seperti demam dan nyeri otot. Saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri juga masih mendalami penyebaran Virus Zika di Brazil.
"Masyarakat tidak perlu takut melainkan tetap waspada. Yang penting itu adalah memberantas nyamuk yang merupakan vektor virus ini," kata Untung.
[wah]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.