Hal tersebut sebagaimana diutarakan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi di Gedung KPK Jakarta, Selasa (21/11).
Fredrich sendiri hadir ke KPK menemani kliennya menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik.
Adapun Novanto berada dalam ruang pemeriksaan sekitar empat jam lamanya oleh penyidik KPK.
“Beliau bilang rutan di sini sangat baik, sangat layak tempatnya, dan sangat ramah terhadap tahanan. Dan dia bilang fasilitas yang lebih dari pada rutan lain yang ada, yang pernah beliau tinjau,†kata Fredrich.
Novanto, kata dia, hanya mengeluhkan sakitnya kepada dokter jaga di rutan KPK. Fredrich juga diminta untuk berkonsultasi dengan dokter Rumah Sakit Premier yang pernah menangani Novanto.
"Saya diminta untuk berkonsultasi dengan dokter yang pertama yang menangani beliau di rumah sakit premier. Karena obat-obat yang diberikan RS premier dengan obat dari RSCM itu berbeda. Dan ternyata yang dari RSCM menurut beliau (SN) tidak cocok,†jelas Fredrich.
Meski begitu, Fredrich memastikan Novanto tidak perlu sampai harus menjalani pemeriksaan oleh doktrer RS Premier.
"Kita hanya perlu didatangkan resep dari dokter (rumah sakit) Premier. Karena di sini semua ditanggung oleh KPK,†tandasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: