Hal itu diketahui Boyamin saat berbincang dengan rekannya yang berprofesi sebagai dokter dan pernah menjabat wakil direktur sebuah rumah sakit di Bogor, Jawa Barat.
Pembicaraannya dengan dokter tersebut diberikan kepada redaksi. Namun, Boyamin meminta agar nama dokter tidak disebutkan. Menurut dokter dalam rekaman pembicaraan, jika Novanto mengalami trauma di kepala seharusnya tim dokter memberikan penyangga leher atau neck collar serta membuat penyangga di sekitar kepala dari bantal keras untuk fiksasi agar kepala tidak goyang selama dalam perjalanan. Selain itu, posisi kepala Novanto juga harus berada di posisi 30 derajat.
Namun penanganan medis itu tidak dilakukan saat pihak RS Medika merujuk Novanto ke RSCM.
"Lihat saja waktu angkat ke ambulance, tuh kepala goyang-goyang, nggak kenapa-kenapa," kata sang dokter seperti dalam transkrip perbincangan.
Novanto siang tadi dirujuk ke RSCM untuk menjalani pemeriksaan kepala. Lantaran alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) milik RS Medika rusak.
Novanto dirawat setelah mengalami kecelakaan mobil pada Kamis malam (16/11). Dia dipindahkan ke RSCM usai salat Jumat siang tadi dengan pengawalan dari kepolisian dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.
[wah]
BERITA TERKAIT: