MAKI Temukan Kejanggalan Dalam Proses Pemindahan Novanto

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 17 November 2017, 17:59 WIB
MAKI Temukan Kejanggalan Dalam Proses Pemindahan Novanto
Novanto/Net
rmol news logo Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai terdapat kejanggalan dalam proses pemindahan Ketua DPR RI Setya Novanto dari RS Medika Permata Hijau ke RS Cipto Mangunkusumo.

Hal itu diketahui Boyamin saat berbincang dengan rekannya yang berprofesi sebagai dokter dan pernah menjabat wakil direktur sebuah rumah sakit di Bogor, Jawa Barat.

Pembicaraannya dengan dokter tersebut diberikan kepada redaksi. Namun, Boyamin meminta agar nama dokter tidak disebutkan. Menurut dokter dalam rekaman pembicaraan, jika Novanto mengalami trauma di kepala seharusnya tim dokter memberikan penyangga leher atau neck collar serta membuat penyangga di sekitar kepala dari bantal keras untuk fiksasi agar kepala tidak goyang selama dalam perjalanan. Selain itu, posisi kepala Novanto juga harus berada di posisi 30 derajat.

Namun penanganan medis itu tidak dilakukan saat pihak RS Medika merujuk Novanto ke RSCM.

"Lihat saja waktu angkat ke ambulance, tuh kepala goyang-goyang, nggak kenapa-kenapa," kata sang dokter seperti dalam transkrip perbincangan.

Novanto siang tadi dirujuk ke RSCM untuk menjalani pemeriksaan kepala. Lantaran alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) milik RS Medika rusak.

Novanto dirawat setelah mengalami kecelakaan mobil pada Kamis malam (16/11). Dia dipindahkan ke RSCM usai salat Jumat siang tadi dengan pengawalan dari kepolisian dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA