Kompak mengenakan pakaian hitam, massa terkonsentrasi di depan panggung yang dibangun persis dekat patung Proklamator, Soekarno dan Mohammad Hatta. Banyak juga yang berdiri di area taman yang mengelilingi tugu.
Suara massa yang kecewa semakin menggema setelah kakak angkat Ahok, Nana Riwayatie, hadir di tengah-tengah mereka.
Di atas pangung, Nana mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan, doa dan semangat relawan Ahok yang terus mendukung penegakan keadilan di Indonesia.
"Atas nama keluarga, saya ucapkan terimakasih. Hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan saudara-saudara. Saya masih shock, Ahok seperti tidak punya tempat di Indonesia," ujar Nana dengan suara yang bergetar melalui pengeras suara.
Air mata haru menetes di pipi Nana. Ia berharap massa pendukung Ahok terus bersemangat. Dia juga menegaskan bahwa sampai malam ini adik angkatnya itu tetap tabah menjalani penahanan.
Kata dia, Ahok berpesan meski raga berada di balik jeruji tetapi jiwanya tetap berada ditengah-tengah pendukungnya.
"Di dalam Ahok tidak sedih, karena ini pilihan hidupnya. Saya mohon kalian tetap berdoa untuk adik saya. Saya sedih sekali, hati saya terkoyak-koyak. Tapi saya datang ke sini berterimakasih semoga kita dalam lindungan Allah SWT," ungkapnya.
Bukan hanya di Tugu Proklamasi, sebagian pendukung Ahok juga mengelar aksi solidaritas di depan Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, tempat Ahok ditahan. Mereka menyalakan lilin dan berdoa memberi dukungan kepada tahanan kasus penodaan agama itu.
[ald]
BERITA TERKAIT: