Aa Gym: Kita Mesti Santun Meski Telah Disakiti Ahok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 05 Mei 2017, 16:22 WIB
Aa Gym: Kita Mesti Santun Meski Telah Disakiti Ahok
Abdullah Gymnastiar/net
rmol news logo Abdullah Gymnastiar atau Ustad Aa Gym sempat mengingatkan massa Aksi Bela Islam agar tidak membawa sentimen suku, agama, ras, antar golongan (SARA) dalam menuntut keadilan.

Selain keluar dari konteks meminta keadilan dalam kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Basuki Purnama (Ahok), menurut Aa Gym, isu SARA juga dapat memicu konflik lebih luas.

"Masalah kita cuma dua. Pertama, kita merasa ada orang yang menistakan agama. Kedua, kita minta hukum ditegakkan. Makanya, saudara jangan teriak yang macam-macam," ucap Aa Gym usai salat di Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (5/5).

Selain itu, ia juga berharap Aksi Bela Islam harus bisa menjadi lahan dakwah bagi umat. Menurutnya, masyarakat tidak perlu terlalu memikirkan keputusan hakim dalam sidang vonis Ahok pada Selasa depan (9/5).

"Kita harus jadikan kejadian ini sebagai ladang dakwah. Jadi tidak terlalu penting hasil pilkada dan putusan hakim. Itu urusan hakim dengan Allah,"  ucapnya.

Lanjutnya, umat harus bisa menunjukan keindahan Islam meski telah disakiti oleh perkataan Ahok.

"Bagaimana umat Islam meski tersakiti tetap santun. Ini lebih bermakna dari sekadar putusan hakim," tegasnya. [ald]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA