"Dia (Andreas) ke Jepang dan Amerika, tanggal 3 April dia berangkatnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono di kantornya, Selasa (4/4).
Meski begitu, Argo mengaku belum dapat informasi apakah Andreas terindikasi melarikan diri ke luar negeri karena akan mengecek terlebih dulu. Menurutnya, Andreas transit di Jepang dalam perjalanannya ke AS.
"Kita sudah cek imigrasi, ke Jepang dulu baru terbang ke Amerika. Dari imigrasi seperti itu‎," ujarnya.
Polisi juga akan mengirimkan surat kepada pihak imigrasi untuk mengetahui visa yang digunakan oleh Andreas. Sehingga belum bisa disampaikan secara detail terkait kepergian Andreas ke luar negeri.
"Nanti kita tanya dulu ke pihak imigrasi, kita buat surat dulu ke imigrasi. Saya belum mendapatkan itu (kabur), nanti saya cek," papar Argo.
Selain itu, dirinya juga ‎belum bisa memastikan apakah penyidik akan menjemput paksa Andreas karena sudah mangkir dua kali dari penggilan pemeriksaan.
"Memang status Andreas masih sebagai terlapor. Sehingga belum ada keputusan langkah apa yang akan diambil petugas. Kita tunggu saja, nanti saya kroscek dan tanya dulu. Yang terpenting sekarang dia ke luar negeri ya," jelas Argo.
Sebagaimana diketahui, Edward Soeryadjaya memberi kuasa kepada Fransiska Kumalawati Susilo untuk melaporkan Sandiaga Uno dan rekan bisnisnya Andreas Tjahjadi ke Polda Metro Jaya, terkait penggelapan penjualan tanah yang berlokasi di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan.
Sandi sendiri mengaku mengenal nama Fansiska Kumalawati Susilo yang juga merupakan istri kedua Edward Soerjadja, anak pendiri Astra International William Soerjadjaja.
Sandi yang berpasangan dengan calon gubernur Anies Baswedan mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada 31 Maret lalu. Dia mengaku baru pertama kalinya diperiksa untuk kasus penggelapan tanah.
[wah]
BERITA TERKAIT: