Menurutnya, lembaga anti rasuah itu tidak serta merta menetapkan tersangka kepada pihak-pihak yang diduga terlibat jika tidak memiliki alat bukti yang cukup.
Terlebih dalam proses perjalanan kasus tersebut, ada saja opini yang sengaja digiring untuk merugikan Partai Golkar. khususnya Ketua Umum Setya Novanto.
"Mestinya janganlah terlalu komentar banyak. Percaya kan kepada KPK dalam kasus ini. Saya percaya KPK profesional, karena bukan kali ini saja KPK memegang kasus. Jadi KPK yang paling tahu siapa yang terlibat, biarkan proses hukumnya beralan secara profesional," ujar Mahyudin saat ditemui di Hotel Royal Surakarta Heritage, Surakarta, Rabu (29/3).
Mahyudin menambahkan, yang paling penting dalam kasus e-KTP adalah penuntasan korupsi dan pengembalian aset negara, bukan malah mengencarkan opini yang membuat kaus tersebut menjadi bias. Apalagi sengaja menggiring opini negatif terhadap Partai Golkar dan ketua umumnya.
"Biarkan KPK bekerja secara profesional. Kita yakin ketua kami tidak bermasalah," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: