Koordinator Gerakan Pemuda-Pemudi Nusantara Komunike Bersama Penyelamatan Penegakan Hukum (KB P2H), Zuhelmi Tandjung, mengatakan, Jaksa Agung harus berani mengusut tuntas kasus-kasus korupsi besar yang terindikasi melibatkan tokoh tertentu.
"Jangan sampai kejaksaan takut dengan intervensi pihak yang tak bertanggungjawab, jaksa harus fokus menangani kasus korupsi khususnya kasus Mobile8," kata Zuhelmi di Kejaksaan Agung, Senin (25/1/2016).
"Kasus Hary Tanoe sejak tahun 2007 harus jadi prioritas Jaksa Agung, tangkap Hary Tanoe. Ini bukan kasus main-main. Jika Jaksa Agung benar maka harus didukung," sambungnya.
Zuhelmi mempertanyakan kendala dialami Kejagung untuk menuntaskan kasus yang diduga melibatkan Ketua Umum Partai Perindo tersebut. Dirinya menekankan, Jaksa Agung yang belakangan ini kerap disudutkan harus mampu menunjukkan kemampuan untuk menuntaskan kasus korupsi.
"Kasus Hary Tanoe sejak tahun 2007 harus jadi prioritas Jaksa Agung, tangkap Hary Tanoe. Kasus Mobile8 merugikan uang negara 10 miliar, Hary Tanoe sebagai otak kasus tersebut.," ucap Zulhemi.
[ald]