Mahasiswa Banten Dukung KPK Bongkar Korupsi Dinasti Ratu Atut

Datang ke KPK Jalan Kaki dari Banten

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 11 Oktober 2013, 12:00 WIB
Kecil Besar
rmol news logo Dukungan dari kalangan mahasiswa kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membongkar kasus dugaan korupsi dinasti Ratu Atut Chosiyah di Banten terus bergulir.

Kali ini puluhan mahasiswa Banten yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Banten untuk Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi doa bersama di depan gedung lembaga pimpinan Abraham Samad itu, di Kuningan, Jakarta (Jumat 11/10).

GEBRAK berangkat dari Banten sejak Rabu (9/10) pukul 09.00 WIB dari IAIN Sultan Maulana Hasanuddin, Banten dengan jalan kaki. Rombongan ini sampai di KPK pada hari ini (Jumat, 11/10) pukul 10.30 WIB dan langsung menggelar aksi doa bersama.

"Kita mau menggalang tanda tangan dari masyarakat Banten untuk mendukung KPK dalam membongkar kasus banten," ujar humas GEBRAK Kahfi.

Mahasiswa dari Universitas Sutan Ageng Tirtayasa (Untirta) ini menambahkan bahwa mereka juga membawa dukungan dari para tokoh masyarakat mulai dari akademisi kampus, rektor, hingga kepada tokoh agama.

Ia menyebut bahwa aksi ini telah menelan tiga orang korban. Ketiga korban tersebut dipulangkan ke Banten karena tidak kuat jalan, akibat mengalami luka-luka dan keram. [ian]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA