Dalam sidang lanjutan Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (7/10), Yudi juga membeberkan Ahmad Zaky, sekretaris pribadi Luthfi Hasan Ishaaq di DPP PKS bertemu dengannya. Luthfi saat itu masih menjabat sebagai Presiden PKS.
"Sekitar Juli-Agustus, Zaky pernah datang ke Kantor Cipaku," kata Yudi saat memberikan kesaksian.
"Kedatangannya untuk memuluskan proyek-proyek, kendala-kendala di kementerian akan dibantu," sambung dia.
Menurut dia, saat berkunjung Zaky datang sendirian. Tapi, tak jarang saat Zaky berkunjung sudah ada Fathanah di kantor Cipaku, Kebayoran, Jakarta Selatan. Nah, saat ditanya apakah kedatangan Zaky ada kaitan dengan Luthfi Hasan, Yudi mengiyakannya.
"Di suruh pak Luthfi. Saya tanya langsung (ke Ahmad Zaky)," terang dia.
Tapi, Yudi sendiri mengaku tak pernah memberikan uang untuk Luthfi Hasan melalui Ahmad Zaky. Apa alasannya? Yudi tak menjelaskannya.
Sebelumnya, Yudi dalam kesempatan ini membeberkan bahwa dirinya kerapkali memberikan uang ke Luthfi Hasan melalui Ahmad Fathanah. Pertama Rp 250 juta, Rp 500 juta, Rp 500 juta dan Rp 450 juta," beber Yudi.
[wid]
BERITA TERKAIT: