"Sangat mungkin karena ini bisnis yang gede. Sangat gede, tapi kami berproses pada bukti," kata Busryo, di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Kamis, 29/8).
Dia katakan, proses tender di SKK Migas bukan hanya diikuti Kernel Oil.
Saat disinggung mengenai kemungkinan adanya suap dari perusahaan lain, Busyro enggan berspekulasi. Sejauh ini pihaknya masih terus memeriksa para saksi untuk mengembangkan penyidikan.
"Saya tidak bisa menjawab kemungkinan itu sepanjang tidak ada keterangan yang lebih dulu diperoleh dari saksi-saksi yang ada," ujar bekas Ketua Komisi Yudisial itu.
Salah satu perusahaan lain yang rutin mengikuti tender itu adalah
Trafigura Beheer BV. Trafigura sendiri adalah pemenang tender penjualan
lifting kondensat Senipah setelah Kernel Oil ditendang. Kantor pusatnya
di Lucerne, Switzerland. Dari beberapa sumber diketahui bahwa
perusahaan ini didirikan pada 1993 dan juga memiliki kantor di
Amsterdam, Belanda.
[ald]
BERITA TERKAIT: