Berita duka ini dikonfirmasi oleh tim manajemen setelah sang musisi mengalami perjuangan singkat melawan penyakit kanker.
Pengumuman tersebut pertama kali disampaikan kepada publik secara emosional oleh keponakannya, Bryan Seaver, melalui sebuah video di platform Instagram.
Sebagai penyanyi wanita terlaris sepanjang masa dalam sejarah musik country, Dolly berhasil mencatatkan penjualan album global melampaui angka 160 juta kopi.
Deretan karya legendarisnya seperti "Jolene", "9 to 5", dan "I Will Always Love You" telah menjadi warisan budaya pop yang merangkul dan menemani hari-hari jutaan pendengar lintas generasi selama beberapa dekade perjalanan kariernya.
Di luar gemerlap panggung musik, dampak terbesar Dolly justru terpancar dari kepedulian sosial dan kedermawanannya yang tanpa batas.
Melalui program inisiatif Imagination Library, ia sukses mendonasikan ratusan juta buku bacaan berkualitas bagi anak-anak di berbagai penjuru dunia.
Selain itu, ia juga berperan aktif dalam mendanai riset medis krusial, termasuk kontribusi finansial bagi pengembangan vaksin global yang menyelamatkan banyak jiwa.
Menjelang akhir hayatnya, meskipun bergelut dengan masalah kesehatan fisik termasuk gangguan ginjal dan autoimun, semangat berkarya Dolly tidak pernah surut.
Dalam pernyataan publik terakhirnya, ia menegaskan tekadnya untuk terus mewujudkan berbagai rencana kreatif yang tersisa.
Kini, Dolly telah berpulang menyusul suami tercintanya, Carl Dean, yang mendampinginya selama hampir 60 tahun. Warisan seni, ketulusan, serta cinta kasih yang ia tinggalkan akan senantiasa hidup dan menginspirasi dunia selamanya.
BERITA TERKAIT: