Pada chapter sebelumnya, Eiichiro Oda mengungkap fakta mengejutkan bahwa Brook memiliki hubungan emosional dengan salah satu anggota God's Knight, yaitu Gunko. Terungkap pula bahwa 70 tahun lalu Kerajaan Esperia memiliki dua sosok paling bersinar, yakni Candle, mantan komandan ksatria yang kemudian menjadi permaisuri kerajaan, dan Brook Si Senandung, pendekar dengan kemampuan menebas lawan tanpa disadari.
Dalam One Piece 1184, kemampuan unik Brook diperkirakan akan semakin diperlihatkan. Saat pasukan berkuda suruhan gangster Don Murlon tiba-tiba datang untuk menyerang Permaisuri Candle, Brook dengan tenang mengatakan bahwa dirinya sebenarnya telah menebas seluruh musuh tersebut tanpa mereka sadari.
Benar saja, ketika para penyerang itu meneriakkan nama Permaisuri Candle, satu per satu mereka langsung tumbang. Orang-orang di sekitar kemudian menyebut teknik tersebut sebagai jurus tebasan kilat milik Brook, "Three-Verse Humming: Arrow-Notch Slash."
One Piece Chapter 1184 diprediksi akan berfokus pada kisah masa muda Brook di Kerajaan Esperia. Sebelumnya terungkap bahwa Brook merupakan seorang Ksatria Pengawal Kerajaan Esperia.
Saat berusia 20 tahun, ia dipercaya menjadi Kapten Pasukan Penyerbu sekaligus pengawal pribadi Putri Shuri, yang kala itu masih berusia tujuh tahun. Putri Shuri sendiri diyakini merupakan identitas masa lalu Gunko.
Karena itu, Oda kemungkinan akan mengungkap lebih dalam hubungan keduanya yang telah terjalin sejak 70 tahun silam. Selain itu, chapter terbaru juga diperkirakan akan menjelaskan alasan Brook pernah mengatakan bahwa dirinya berutang segalanya kepada Raja Reuven, serta memperlihatkan dinamika hubungan antara Brook dan Candle yang selama ini dikenal sebagai rival sehat.
Misteri Hilangnya Kerajaan Esperia
Hubungan antara Brook, Candle, dan Shuri juga berpotensi membuka misteri besar mengenai hilangnya Kerajaan Esperia. Diketahui, kerajaan tersebut lenyap tidak lama setelah Candle dan Shuri berangkat ke Tanah Suci Mary Geoise bersama sang raja untuk menghadiri Reverie.
Jika teori para penggemar benar, Candle dan sang raja mungkin menjadi korban kekuatan Domi Reversi, sementara Shuri harus menanggung konsekuensinya hingga akhirnya bergabung menjadi Ksatria Suci. Ada pula kemungkinan bahwa kehancuran Esperia berkaitan dengan Pemerintah Dunia yang selama ini membinasakan siapa pun yang berani menentang mereka.
Tak sedikit penggemar yang mengaitkan tragedi ini dengan peristiwa God Valley, ketika Rocks D. Xebec diduga terkena pengaruh Domi Reversi milik Imu-Sama.
Pertarungan Imu-Sama vs Loki Makin Memanas
Selain kilas balik Kerajaan Esperia, One Piece Chapter 1184 juga diperkirakan akan melanjutkan pertarungan sengit antara Loki dan Imu-Sama yang kini semakin mendekati puncaknya. Dalam Chapter 1183, Imu-Sama sempat mengenang masa lalu ketika melihat Nihdoggr bersama Ragnir.
Bahkan, sang Raja Dunia mengisyaratkan bahwa Ragnir selama ini menunggu seseorang yang mampu membantunya membalas dendam. Hal ini memunculkan dugaan bahwa Ragnir dan Imu pernah terlibat dalam konflik besar pada era Void Century.
Di sisi lain, Dewa Hujan Zaza mulai bergerak menyerang, sementara Killingham dan Sommers melanjutkan misi penculikan tujuh anak pejuang Elbaf. Jika alur kembali ke masa kini, pertarungan besar lainnya juga berpotensi terjadi.
Sommers diprediksi akan berhadapan dengan Zoro, sedangkan Killingham kemungkinan bertarung melawan Sanji demi menggagalkan rencana penculikan anak-anak Elbaf.
One Piece Chapter 1184 versi terjemahan bahasa Indonesia dijadwalkan dapat dibaca secara legal melalui Manga Plus pada Minggu, 31 Mei 2026 Pukul 22.00 WIB
BERITA TERKAIT: