Menurut laporan resmi, Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara dan rombongan terbatas mendarat di Pangkalan Udara Militer Seongnam sekira pukul 19.15 waktu setempat.
Setibanya di ibu kota Korea Selatan tersebut, Prabowo langsung disambut melalui upacara kehormatan kenegaraan yang berlangsung khidmat.
Di bawah tangga pesawat, Kepala Negara menerima penghormatan dari pasukan jajar kehormatan yang terdiri atas 20 personel, menandai penyambutan resmi dari pemerintah setempat.
Prosesi penyambutan semakin semarak dengan dentuman 21 kali meriam salvo yang menggema di area pangkalan udara.
Tembakan serentak tersebut menjadi simbol penghormatan tertinggi dalam tradisi militer bagi kepala negara yang tengah melakukan kunjungan kenegaraan.
Usai menerima upacara penghormatan, Presiden Prabowo disambut oleh Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan Kim Sungwhan, Duta Besar Designate Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soongu, serta Kepala Protokol Negara Korea Selatan Kim Tae-jin.
Dari pihak Indonesia, turut menyambut Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan dan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Seoul Kolonel Penerbang Muhammad Arif, yang telah lebih dahulu berada di lokasi.
Selama berada di Seoul, Presiden Prabowo diagendakan menjalani rangkaian kegiatan kenegaraan, termasuk upacara penyambutan resmi oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Blue House.
BERITA TERKAIT: