Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Prabowo-Anwar Ibrahim Bertemu, Bahas Stabilitas Selat Hormuz dan Energi Global

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 27 Maret 2026, 21:57 WIB
Prabowo-Anwar Ibrahim Bertemu, Bahas Stabilitas Selat Hormuz dan Energi Global
Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Malaysia Anwar Ibrahim (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.

Dalam pernyataan tertulis, PM Anwar menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membuka ruang dialog yang konstruktif untuk mencari titik temu dalam merespons situasi global saat ini.

“Pertemuan penuh makna bersama Presiden Prabowo hari ini membuka ruang konstruktif dalam mencari titik persamaan mendepani konflik Asia Barat yang kini menekan keselamatan tenaga serta kestabilan ekonomi dunia,” ungkapnya. 

Anwar juga menegaskan bahwa Malaysia dan Indonesia memiliki kepentingan bersama untuk memperkuat kerja sama kawasan guna menjaga stabilitas serta kesejahteraan masyarakat di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

“Dalam ketidaktentuan global yang kian meruncing, Malaysia dan Indonesia menegaskan keperluan memperkukuh kesepaduan serantau yang berprinsip bagi memelihara keamanan, menjamin kestabilan serta memperkukuh daya tahan ekonomi demi kesejahteraan rakyat,” lanjutnya.

Kedua negara juga sepakat meningkatkan upaya diplomasi untuk meredakan konflik serta mendorong penyelesaian damai melalui jalur dialog, guna melindungi warga sipil dan mencapai solusi yang berkelanjutan.

Di samping itu, Anwar juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas jalur perdagangan strategis, termasuk di Selat Hormuz, agar rantai pasok global tidak terganggu.

“Kelangsungan rantaian bekalan global serta laluan perdagangan strategik termasuk Selat Hormuz mesti dipastikan tidak terjejas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anwar menyampaikan bahwa Malaysia terus melakukan komunikasi dengan para pemimpin dunia untuk menyelaraskan pandangan serta menelaah dampak global dari konflik yang berkembang, terutama dalam aspek energi dan keamanan kawasan.

“Malaysia kekal dengan pendirian tegas, menolak keganasan, menjunjung undang-undang antarbangsa dan menggesa semua pihak kembali kepada jalan damai,” tutupnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA