Juru bicara militer Israel (IDF), Brigadir Jenderal Effie Defrin dalam pernyataannya menegaskan bahwa operasi militer tidak akan berhenti.
“Pemusnahan tidak akan berhenti; kami akan terus mengejar siapa pun yang mengancam Israel,” ujarnya, dikutip dari Times of Israel, Jumat 27 Maret 2026.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejauh ini militer Israel telah menyerang lebih dari 1.000 target yang berkaitan dengan industri persenjataan Iran. Target tersebut mencakup berbagai fasilitas penting dalam produksi militer.
“Kita sedang membicarakan pabrik-pabrik yang memproduksi rudal, drone, dan sistem pertahanan,” jelas Defrin, menggambarkan luasnya cakupan serangan yang dilakukan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa serangan tidak hanya menyasar fasilitas utama, tetapi juga jaringan pendukungnya. “Kami menyerang semua aset industri senjata. Kami juga akan menjangkau subkontraktornya,” katanya.
Defrin menambahkan bahwa operasi ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
“Dalam beberapa hari mendatang, kita akan memperdalam pencapaian ini dan menjauhkan ancaman ini untuk waktu yang lama,” ujarnya.
BERITA TERKAIT: