Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara LQ Hotel Sdn Bhd. Kehadirannya mempertegas ekspansi strategis merek asal San Francisco tersebut di kawasan Asia Pasifik.
Nama "Naluria" sendiri diambil dari bahasa Melayu yang menggabungkan kata Naluri dan Ria yang berarti kegembiraan. Nama ini merepresentasikan esensi dalam mengikuti suara batin untuk meraih kebahagiaan hidup. Filosofi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam desain interior oleh studio internasional, Hassell, melalui tema "Botanics Beyond Aesthetics".
Berbeda dengan hotel bisnis konvensional, Kimpton Naluria mengintegrasikan elemen alam Malaysia ke dalam arsitektur modern yang berani.
Saat memasuki area hotel, tamu akan disambut dengan lobi luas berplafon tinggi yang dihiasi tanaman hijau rimbun. Perpaduan palet warna tanah, hijau hutan, serta tekstur organik menciptakan harmoni di seluruh interior hotel.
Terletak tepat di atas mal The Exchange TRX, hotel ini menawarkan 466 kamar dan suite yang tersebar di 26 lantai. Dari sisi akomodasi, tamu dapat menikmati pemandangan panorama kota yang ikonik, mulai dari gedung Merdeka 118 hingga Menara KL. Detail interior kamar pun dibuat menonjol dengan seni abstrak bertema hutan hujan serta instalasi kamar mandi berlapis emas.
General Manager Kimpton Naluria Kuala Lumpur, Paul Cunningham, menyatakan bahwa fokus utama hotel ini adalah menciptakan koneksi yang bermakna melalui ruang-ruang yang terinspirasi dari karakter lokal.
"Kami berharap dapat menciptakan pengalaman yang tak terlupakan sekaligus membangun koneksi antarmanusia yang bermakna, dengan mencerminkan jiwa dan karakter Kuala Lumpur,” ujar Paul dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026
Pembukaan ini merupakan bagian dari ekspansi global IHG pada tahun 2026. Selain Kuala Lumpur, Kimpton juga merambah berbagai kota besar dunia seperti Frankfurt, Riyadh, dan Hong Kong, serta merencanakan pembukaan Kimpton Suntaya Bali di Ubud dalam waktu dekat.
BERITA TERKAIT: