Sentimen Anti-Imigrasi AS Bayangi Olimpiade Italia 2026

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 28 Januari 2026, 14:46 WIB
Sentimen Anti-Imigrasi AS Bayangi Olimpiade Italia 2026
Ilustrasi (Situs Olympics.com)
rmol news logo Rencana Amerika Serikat mengirimkan agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) untuk pengamanan Olimpiade Musim Dingin 2026 memicu gelombang penolakan di Italia. Meski AS berdalih pengiriman tersebut bertujuan untuk pengamanan teknis, publik Italia meresponsnya dengan keresahan mendalam.

Unit yang diterjunkan adalah Homeland Security Investigations (HSI), cabang dari ICE yang menangani kejahatan lintas negara seperti terorisme dan perdagangan manusia. Pejabat AS mengklarifikasi bahwa agen yang dikirim bukan dari unit deportasi (ERO). Namun, citra ICE yang telanjur lekat dengan kebijakan imigrasi agresif AS di bawah pemerintahan Donald Trump memicu reaksi keras, termasuk munculnya berbagai petisi daring di Italia.

Situasi kian memanas setelah laporan media lokal, RAI, menayangkan insiden dugaan ancaman agen ICE terhadap jurnalis Italia di Minneapolis. Kondisi ini diperburuk oleh isu domestik AS terkait penembakan fatal dua warga Amerika oleh petugas federal dalam operasi imigrasi baru-baru ini.

Wali Kota Milan, Giuseppe Sala, menyampaikan penolakan paling frontal. Mengingat Milan adalah lokasi upacara pembukaan pada 6 Februari mendatang, Sala dengan tegas menyatakan bahwa agen-agen tersebut tidak diinginkan di kotanya.

“Ini adalah milisi yang membunuh, milisi yang memasuki rumah-rumah orang dan menandatangani surat izin mereka sendiri. Jelas mereka tidak diterima di Milan, tanpa ragu,” tegas Sala dalam wawancaranya dengan RTL Radio 102, dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 28 Januari 2026. 

Menanggapi kontroversi tersebut, Kementerian Dalam Negeri Italia mencoba meredam suasana. Pemerintah menegaskan bahwa agen HSI hanya akan bertugas di ruang kendali Konsulat AS di Milan sebagai pendukung teknis. Mereka memastikan bahwa otoritas Italia tetap memegang kendali penuh atas seluruh operasi keamanan Olimpiade.

Senada dengan Roma, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menyatakan bahwa ICE tidak memiliki wewenang penegakan hukum imigrasi di luar negeri. Kehadiran HSI diklaim hanya untuk mitigasi risiko organisasi kriminal transnasional secara "di balik layar" tanpa mengganggu kedaulatan otoritas Italia. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA