Rusia Bereaksi atas Ancaman Trump ke BRICS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Senin, 07 Juli 2025, 23:01 WIB
Rusia Bereaksi atas Ancaman Trump ke BRICS
Presiden Rusia Vladimir Putin
rmol news logo Rusia menegaskan BRICS dibentuk bukan untuk melemahkan negara lain.

Organisasi antarpemerintah yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan hingga Indonesia dibangun atas dasar kesamaan pandangan setiap negara.

"Kami memang sudah melihat pernyataan Presiden Trump. Penting dicatat, kelompok BRICS unik karena memiliki pendekatan dan pandangan dunia yang sama tentang cara bekerja sama berdasarkan kepentingan mereka sendiri," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov dikutip dari The Guardian, Senin, 7 Juli 2025.

Hal ini ditegaskan untuk merespons tuduhan Trump yang menyebut BRICS sengaja dibangun untuk menyaingi AS. Trump bahkan mengancam berlakukan tarif tambahan 10 persen bagi anggota BRICS. 

“Kerja sama BRICS tidak pernah dan tidak akan pernah diarahkan terhadap negara mana pun," tambahnya.

Secara keseluruhan, BRICS beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Iran, Uni Emirat Arab, Ethiopia, dan Indonesia. Kelompok ini juga memiliki belasan negara mitra.rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA