Dikutip dari
Reuters, Sabtu 22 Februari 2025, dalam pertemuan terbaru antara utusan khusus AS untuk Ukraina, Keith Kellogg dan Presiden Volodymyr Zelensky, Amerika mengancam akan menghentikan layanan Starlink jika kesepakatan yang mencakup mineral seperti titanium, lithium, dan uranium tersebut tidak tercapai.
Sebelumnya, Zelensky menolak proposal yang mengharuskan Ukraina memberikan 50 persen dari pendapatan mineralnya kepada AS sebagai imbalan atas bantuan perang, dengan alasan bahwa kesepakatan tersebut tidak memberikan jaminan keamanan yang memadai bagi Ukraina.
Starlink telah menjadi komponen vital dalam komunikasi militer Ukraina sejak invasi Rusia pada Februari 2022.
Layanan ini membantu dalam operasi drone, penargetan artileri, dan komunikasi antar unit di lapangan. Kehilangan akses ke Starlink dapat berdampak signifikan pada kemampuan militer Ukraina.
BERITA TERKAIT: