Sebuah dokumen yang diterbitkan oleh administrasi militer Kota Kyiv pada Senin (22/8) menyebut larangan pertemuan besar dan acara publik hingga Kamis (25/8) karena risiko serangan roket Rusia.
Pedoman serupa juga diumumkan di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, dan kota pelabuhan Mykolaiv di selatan, seperti dimuat
The National Interest.
Selama akhir pekan kemarin, Presiden Volodymyr Zelensky memperingatkan kemungkinan Rusia meluncurkan serangan yang sangat kejam untuk mengacauan HUT Ukraina pada 24 Agustus.
"Rusia dapat mencoba melakukan sesuatu yang sangat menjijikkan, sangat kejam," ujarnya.
Terlebih, Zelensky menyoroti, tanggal kemerdekaan Ukraina dan peringatan setengah tahun invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari akan berlangsung bersamaan.
“Kami siap dengan kenyataan bahwa akan ada peningkatan dalam beberapa jenis agresi, akan ada peningkatan serangan rudal," tambahnya.
Hari Kemerdekaan adalah hari libur umum untuk memperingati Deklarasi Kemerdekaan Ukraina tahun 1991 dari Uni Soviet.
BERITA TERKAIT: