"Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) telah menahan seorang anggota internasional ISIS yang berencana melakukan aksi teroris dengan meledakkan diri terhadap salah satu penguasa India," kata pihak berwenang seperti dikutip
The Times of India pada Senin (22/8).
FSB mengatakan anggota ISIS yang ditangkap telah diamankan dan teridentifikasi juga sebagai salah satu pelaku bom bunuh diri di Turki.
Sejak tahun 1967, Rusia telah mengumumkan ISIS beserta seluruh jaringannya sebagai organisasi teroris dan dimasukkan dalam UU Pencegahan karena dianggap melakukan kegiatan yang melanggar hukum.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Rusia, pergerakan organisasi ISIS semakin luas karena mereka telah menggunakan berbagai platform media sosial berbasis internet untuk menyebarkan ideologinya di dunia maya.
Rusia mengatakan pihaknya sedang mengawasi tersangka secara ketat dan akan mengambil tindakan hukum yang diperlukan sesuai dengan kejahatan yang dilakukan.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: