Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 2.181 kasus pada Sabtu (20/8). Sebanyak 553 di antaranya dipastikan telah terinfeksi Covid-19, sementara 1.628 lainnya tercatat tanpa gejala.
Dari laporan
Al Arabiya, Hainan menjadi wilayah dengan infeksi Covid-19 tertinggi, dengan hampir 1.100 kasus yang terkonfirmasi tanpa gejala pada Sabtu.
Setelah itu, Tibet mencatat sekitar 600 kasus dan Xinjiang lebih dari 200 kasus.
Menanggapi hal ini, para pejabat setempat mengambil tindakan tegas untuk mengunci seluruh wilayah untuk menghindari penyebaran lebih lanjut.
Hampir seluruh wilayah Hainan telah terkunci, sementara hanya sebagian besar dari wilayah Urumqi di Xinjiang yang memberlakukan aturan serupa.
Di kota pesisir Xiamen, Provinsi Fujian, pihak berwenang melakukan tes Covid-19 secara massal, khususnya pada mereka yang melakukan kontak. Tes juga dilakukan pada ikan lantaran khawatir dapat mengimpor virus.
Lonjakan Covid-19 terjadi di tengah upaya China untuk membangkitkan kembali ekonomi, termasuk berusaha membuka sektor pariwisata di Hainan.
BERITA TERKAIT: