Seperti dikutip dari
Al Jazeera, paket bantuan tambahan ini mencakup empat High Mobility Artillery Rocket Systems (HIMARS) dan 580 drone Phoenix Ghost sebagai senjata penting yang akan digunakan Ukraina untuk berperang.
Menurut koordinator Dewan Keamanan Nasional dan Komunikasi Strategis AS, John Kirby menyatakan bahwa bantuan terakhir juga mencakup sekitar 36.000 butir amunisi artileri dan amunisi tambahan untuk HIMARS.
"Sudah jelas AS akan terus mendukung pemerintah Ukraina dan rakyatnya selama diperlukan," ujar Kirby pada Jum'at (22/7).
Sejauh ini, total bantuan keamanan AS yang diberikan kepada Ukraina telah menjadi 8,2 miliar dolar AS, dan telah dibayarkan 40 miliar dolar AS melalui program bantuan ekonomi dan keamanan untuk Ukraina pada bulan Mei.
Pihak AS juga memberi Ukraina lebih banyak roket berpemandu yang dikenal sebagai GMLRS. Pentagon terus mengesampingkan pengiriman roket jarak jauh yang berpotensi digunakan Ukraina untuk menyerang jauh ke wilayah Rusia.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: