Untuk Perlindungan, China Larang Anak di Bawah Umur Membuat Tato

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 07 Juni 2022, 06:53 WIB
Untuk Perlindungan, China Larang Anak di Bawah Umur Membuat Tato
Ilustrasi/Net
rmol news logo Dewan Negara China memberlakukan aturan baru yang berisi larangan kepada perusahaan, organisasi, atau individu mana pun yang menyediakan layanan tato kepada anak di bawah umur, atau memaksa, mengobarkan, dan membujuk mereka untuk ditato.

Menurut aturan yang disetujui oleh departemen perlindungan anak di bawah umur dari Dewan Negara China pada Senin (6/6), penyedia layanan tato harus membuat pernyataan yang jelas di toko mereka untuk tidak memberikan layanan kepada anak di bawah umur dan meminta ID untuk memeriksa usia pelanggan jika tidak terlihat jelas.

"Tidak ada iklan, buku, jurnal, atau publikasi digital yang memuat konten yang dapat menyebabkan anak di bawah umur untuk ditato," kata aturan baru tersebut, seperti dikutip dari Xinhua.

Aturan terbaru juga mewajibkan Orang tua dan wali untuk melarang anak-anak mereka membuag8 tato.

Instansi pemerintah, termasuk departemen kesehatan, pemantauan pasar, keamanan publik, kehakiman, dan urusan sipil harus mendukung peraturan baru tersebut. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA