20 Warga Kongo Dibantai Kelompok Bersenjata, Masyarakat Sesalkan Lambannya Tindakan Pasukan Keamanan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 07 Juni 2022, 06:34 WIB
20 Warga Kongo Dibantai Kelompok Bersenjata, Masyarakat Sesalkan Lambannya Tindakan Pasukan Keamanan
Tentara Republik Demokratik Kongo menemukan warga yang terbunuh oleh pasukan pemberontak/Net
rmol news logo Puluhan  warga sipil di Ituri, wilayah timur laut Republik Demokratik Kongo (RDK), tewas dibantai kelompok yang diduga terkait dengan dengan Pasukan Demokrat Sekutu (ADF).

Menurut keterangan dari kelompok palang merah setempat, pemberontak ADF tiba sekitar pukul 8 malam pada Minggu (6/6) waktu setempat. Mereka membunuh warga dan membakar rumah-rumah.

Presiden Palang Merah wilayah Irumu David Beiza mengatakan kepada AFP bahwa menurut laporan relawan setidaknya 36 orang tewas, sementara puluhan lainnya berhasil melarikan diri.

Sementara itu Dieudonne Malangay, anggota masyarakat sipil pada suku Vonkutu Wales di Desa Bwanasura mengaku kecewa dengan lambatnya penanganan petugas keamanan.

Bwanasura terletak 44 km dari Komanda-pusat, di wilayah Vonkutu Walese, Irumu, 119 km selatan Bunia.

Pembantaian besar terbaru yang dikaitkan dengan pemberontak ADF di RDK timur terjadi pada akhir Mei, dengan kematian sedikitnya 16 orang di Bulongo, menyusul pembunuhan sedikitnya 27 orang di desa Beu, di wilayah tetangga Beni pada akhir Mei lalu.

Seperti provinsi tetangga Kivu Utara, Ituri telah dikepung selama setahun terakhir oleh kelompok pemberontak. Militer berusaha memberikan bantuan dengan tindakan luar biasa, tetapi sejauh ini gagal mengakhiri kekerasan. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA