Wakil menteri pertahanan Ukraina Ganna Malyar mengatakan kepada media pada Minggu (5/6) bahwa Ukraina mengalami masa-masa sulit karena perang yang berlarut-larut. Itu berarti Ukraina membutuhkan dukungan militer lanjutan dari negara-negara Barat sampai bisa mengalahkan pasukan Moskow, menurutnya.
Bantuan, terutama dalam persenjataan, tidak bisa hanya satu kali.
"Kami telah memasuki perang yang berlarut-larut dan kami akan membutuhkan dukungan terus-menerus. Barat harus memahami bahwa bantuannya tidak bisa hanya sekali, tetapi sesuatu yang berlanjut sampai kemenangan kami," katanya, seperti dikutip dari
AFP, Senin (6/6).
Pasukan Ukraina pada Minggu dilaporkan menguasai setengah dari Severodonetsk, kota pertempuran di wilayah Donbas, ketika militer Kyiv terus berusaha merebut kota itu.
Gubernur regional Lugansk, Sergiy Gaiday, mengatakan dalam sebuah wawancara yang diposting di saluran media sosial bahwa setengah dari kota sebenarnya dikendalikan oleh pasukan Ukraina.
BERITA TERKAIT: