Hindari Konfrontasi, Jerman Larang Pengibaran Bendera Rusia dan Ukraian di Situs Peringatan Saat Victory Day

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 10 Mei 2022, 06:03 WIB
Hindari Konfrontasi, Jerman Larang Pengibaran Bendera Rusia dan Ukraian di Situs Peringatan Saat Victory Day
Aparat nerjaga di sekitar Tugu Peringatan Soviet/Net
rmol news logo Jerman meningkatkan keamanannya pada Senin (9/5) karena kekhawatiran adanya aksi unjuk rasa para pendukung Rusia pada peringatan Hari Kemenangan.

Aparat bersiaga sejak dini hari, menjaga kemungkinan ledakan protes di hari yang penting itu dengan penjagaan ketat di kota-kota besar seperti Berlin.

Diperkirakan protes besar dengan sekitar 1.300 peserta, akan berlanhgsung di  Taman Treptower timur kota atau Taman Tiergarten, tempat peringatan tentara Soviet yang gugur berada, seperti dilaporkan DW..

Polisi mengatakan, di Berlin saja, beberapa aksi unjuk rasa dan acara lainnya telah direncanakan pada Senin, menurut sumber terpercaya. Bahkan ada sekitar klub pengendara motor Night Wolves yang akan mengambil
bagian.

Merujuk pada aksi protes yang terjadi pada Minggu, di mana sekitar 1.000 mobil beraksi di jalan-jalan di kota barat Cologne, aparat khawatir aksi protes akan jauh lebih besar lagi.

Demi menjaga agar suasana tidak semakin memanas, pihak berwenang di Berlin melarang orang-orang mengibarkan bendera Rusia dan Ukraina di beberapa lokasi peringatan.

Itu semua demi agar acara menghormati tentara Soviet yang gugur di situs peringatan kota berjalan khidmat tanpa ada konfrontasi

"Pada saat yang sama, kami akan mengambil tindakan terhadap segala bentuk dukungan, persetujuan, pemujaan, atau bahkan pemuliaan perang agresi Rusia terhadap Ukraina," kata kepala polisi Berlin Barbara Slowik dalam sebuah pernyataan. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA