Ahli Ekonomi Turki: Perang Sanksi Sebabkan Krisis Energi Global Pertama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 07 Mei 2022, 07:57 WIB
Ahli Ekonomi Turki: Perang Sanksi Sebabkan Krisis Energi Global Pertama
Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol/Net
Kecil Besar
rmol news logo Aksi saling balas sanksi antara negara-negara Barat dan Rusia di tengah perang Ukraina diyakini akan memiliki implikasi besar bagi pasar energi global.

Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol, memperingatkan hal itu pada Jumat (6/5) waktu setempat.
 
“Saya percaya bahwa kita berada di tengah-tengah krisis energi global pertama. Pada tahun 70-an kita melihat krisis minyak, yang memiliki konsekuensi besar bagi ekonomi dan inflasi. Tapi kemudian itu hanya minyak,” kata ahli ekonomi dan energi Turki itu di Wina, seperti dikutip dari RT, Sabtu (7/5).

Ia mengingatkan bahwa  Rusia adalah pengekspor minyak dan gas alam nomor satu dunia, serta pemain utama di pasar bahan yang digunakan oleh sektor energi. Dari situ, bisa dibayangkan apa yang terjadi jika kemudian sanksi diberlakukan.

“Oleh karena itu, sanksi yang dijatuhkan pada Rusia atau keputusan politik dari Kremlin memiliki dan akan memiliki konsekuensi besar bagi pasar energi," lanjut Birol. rmol news logo article

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA