Ratusan warga Indonesia dan Inggris menyantap sejumlah makanan khan Indonesia, termasuk ayam bumbu Bali, oseng, rendang, pastel, onde-onde, risoler, dan kurma.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Komunitas Muslim London dengan dihadiri oleh Duta Besar RI Desra Percaya, Pengajian Bulanan Muslimat London (PBML), Annisaa Rebana London, dan Muslimat Al Washliyah UK.
Kegiatan ini memang dibuka secara umum di berbagai kota, seperti Cambridge, Bimringham, Manchester, Coventry, dan Newcastle.
Open Iftar merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan Tim Ramadan Tent Project dan Human Aid Initiative setiap tahunnya selama sembilan tahun.
Pada awalnya, kegiatan hanya berklangsung di London, namun menyebar ke berbagai kota hingga jumlahnya mencapai puluhan ribu orang.
Pendiri Open Iftar, Omar Salha mengungkap, makanan Indonesia menjadi populer untuk tahun ini. Bahkan pada tahun-tahun sebelumnya, banyak permintaan masyarakat untuk menyajikan makanan Indonesia.
“Alhamdulillah, tamu antusias dan mengapresiasi makanan khas Indonesia. Terima kasih untuk keluarga Indonesia di London,†kata Omar.
Di samping itu, Omar mengatakan, buka puasa tidak hanya diikuti masyarakat Muslim, tapi juga non-Muslim. Adapun tema yang diusung adalah “Semua Orang adalah Sahabatâ€.
Jumlah umat Islam di Inggris terus meningkat. Data dari Kantor Statistik Nasional (ONS) pada 2020 menunjukkan jumlahnya lebih dari 3 juta orang.
Studi pemerintah Inggris mengatakan, Muslim adalah kelompok agama yang tumbuh paling cepat di Inggris, melebihi agama-agama lain.
Walikota London saat ini Sadiq Khan, seorang Muslim, yang terpilih kembali periode kedua, Mei 2021. Sadiq dari Partai Buruh merupakan Muslim pertama walikota di London.
BERITA TERKAIT: