Adu Ramos-Horta Vs Lu Olo, Timor Leste Gelar Putaran Kedua Pilpres Besok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 18 April 2022, 14:23 WIB
Adu Ramos-Horta Vs Lu Olo, Timor Leste Gelar Putaran Kedua Pilpres Besok
Ilustrasi/Net
rmol news logo Timor Leste akan menggelar putaran kedua pemilihan presiden (pilpres) yang mengadu dua kandidat teratas, Jose Ramos-Horta dan Fransisco "Lu Olo" Guterres.

Pemungutan suara akan dilakukan pada Selasa (19/4), sebulan setelah putaran pertama dilakukan.

Selama putaran pertama, baik Ramos-Horta atau Guterres tidak mencapai suara di atas 50 persen sehingga harus dilakukan putaran kedua.

Ramos-Horta sendiri telah menjabat sebagai presiden untuk periode 2007 hingga 2012. Pria 72 tahun itu mengaku merasa terdorong untuk mencalonkan diri lagi karena menganggap tindakan presiden petahana telah melanggar konstitusi.

Pada 2018, presiden petahana Guterres menolak untuk mengangkat tujuh menteri dengan alasan penyelidikan yudisial atas dugaan pelanggaran mereka, sebuah langkah yang telah memicu kebuntuan politik yang masih terus terjadi.

Pilpres kali ini tampaknya telah menjadi proxy pertarungan Ramos-Horta yang didukung Xanana Gusmao dan Guterres yang didukung Mari Alkatiri.

Hubungan antara Gusmao dan Alkatiri, dua tokoh besar di Timor Leste, telah lama diperdebatkan.

Gusmao memimpin Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor (CNRT). Ia adalah satu-satunya pemimpin politik paling populer di negara itu.

Popularitas dan pengaruhnya melampaui tokoh-tokoh era perlawanan lainnya, sebagian karena perannya dalam menyatukan gerakan perlawanan yang terpecah pada pertengahan 1980-an. Dia menjabat sebagai presiden pertama Timor Leste.

Alkatiri memimpin Front Revolusioner untuk Timor Timur Merdeka (FRETILIN). Pengaruhnya berasal dari perannya sebagai Menteri Politik pertama pada tahun 1975. Ia menjabat sebagai perdana menteri pertama Timor Leste. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA