Penundaan pertama terjadi pada 2 Maret, dikatakan oleh Pentagon, setelah Rusia bakal menempatkan pasukan nuklirnya dalam siaga tinggi.
Namun demikian, AS secara terbuka menyatakan niatnya hanya untuk menunda tes, bukan membatalkannya.
Kini, Jurubicara Angkatan Udara, Ann Stefanek mengatakan, keputusan untuk membatalkan uji coba rudal LGM-30G Minuteman III karena alasan yang sama pada penundaan pertama.
Ann mengatakan, tes Minuteman III akan di-
reschedule pada akhir tahun ini.
“Angkatan Udara yakin dengan kesiapan kekuatan strategis Amerika Serikat,†ujar Ann kepada
Reuters, Sabtu (2/4).
Rudal Minuteman III adalah bagian penting dari persenjataan strategis militer AS dan memiliki jangkauan lebih dari 9.660 km dan dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan sekitar 24.000 kilometer per jam.
Rudal ini tersebar di silo bawah tanah sepanjang Amerika, di mana setiap silo dioperasikan oleh kru peluncuran militer AS.
Sebelumnya, pada Februari, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan bahwa kekuatan nuklir negaranya harus siap siaga. Putin khawatir akan invasi Rusia ke Ukraina dapat menyebabkan perang nuklir.
Namun para pejabat AS mengatakan sejauh ini mereka tidak melihat alasan untuk mengubah tingkat siaga nuklir milik mereka.
Rusia dan Amerika Serikat sejauh ini memiliki persenjataan hulu ledak nuklir terbesar di dunia. Unggul dibandingkan dengan Israel, China, Iran, dan lainnya.
BERITA TERKAIT: