
Rusia dilaporkan telah mulai menarik 20 persen pasukannya yang ditempatkan di sekitar ibukota Ukraina, Kyiv. Itu dilakukan setelah Moskow berjanji untuk mengurangi serangan militernya di wilayah tersebut.
Jurubicara Pentagon John Kirby mengatakan beberapa pasukan Rusia mungkin telah pindah ke Belarus, seperti dilaporkan
Reuters.
"Mereka meninggalkan Kyiv dan menuju lebih ke utara, jauh dari kota," ujar Kirby dalam konferensi pers pada Rabu (30/3).
Ia mengatakan, pasukan yang meninggalkan daerah itu termasuk beberapa dari mereka di sekitar Chernihiv bersama dengan mereka yang bertempur di dekat kota Sumy.
Analis militer mengatakan Rusia telah membingkai ulang tujuan perangnya di Ukraina dengan cara yang dapat memudahkan Moskow untuk mengklaim kemenangan.
Kirby juga menambahkan bahwa kontraktor Rusia Wagner Group telah mengerahkan sekitar 1.000 personel ke wilayah Donbas Ukraina, yang telah dinyatakan sebagai prioritas oleh Moskow.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: