Wakil Menteri Luar Negeri AS Urusan Politik, Victoria Nuland mengatakan, Israel tidak boleh menjadi tempat terakhir pada aliran uang Rusia.
"Kami meminta sebanyak mungkin negara untuk bergabung dengan kami. Kami meminta Israel juga. Antara lain, Anda tidak ingin menjadi surga terakhir bagi uang kotor yang memicu perang (Presiden Rusia Vladimir) Putin," kata Nuland, seperti dikutip
Anadolu Agency, Minggu (13/3).
Lebih lanjut, Nuland mengatakan Washington mengajak semua negara demokrasi di dunia untuk bergabung menegakkan sanksi demi menekan Putin.
“Kita perlu menekan rezim, oligarki di sekitarnya, dan ekonominya. Dalam konteks ini, kami meminta sebanyak mungkin negara untuk bergabung dengan kami. Kami juga meminta Israel untuk melakukannya," jelasnya.
Sejak Rusia melancarkan perangnya di Ukraina pada 24 Februari, lebih dari 2,5 juta orang telah melarikan diri ke negara lain, dengan sekitar 2 juta lainnya mengungsi di dalam negeri.
PBB menyebut, setidaknya 564 warga sipil juga tewas dan 982 lainnya terluka di Ukraina.
BERITA TERKAIT: