Gencatan senjata dimulai pada Selasa (8/3) pukul 10 pagi waktu Moskow. Langkah tersebut bertujuan untuk mengevakuasi warga sipil dari Kiev, Kharkiv, Chernihiv, Sumy, dan Mariupol.
Itu adalah ketiga kalinya Rusia mengumumkan gencatan senjata untuk koridor kemanusiaan atas dorongan banyak pihak. Terlebih di banyak kota di Ukraina terjadi kekurangan pasokan makanan, air, hingga listrik.
Menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), sebanyak 406 warga sipil tewas dan 801 lainnya terluka di Ukraina sejak Rusia memulai invasi pada 24 Februari.
Namun karena situasi di lapangan, maka sulit untuk memverifikasi jumlah korban sebenarnya.
Di samping itu juga tercatat sudah ada lebih dari 1,7 juta orang yang melarikan diri dari Ukraina ke negara-negara tetangga.
BERITA TERKAIT: